Pokémon Go
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Pokémon Go | |
|---|---|
| Pengembang | Niantic |
| Penerbit | Niantic |
| Penyalur | The Pokémon Company |
| Komposer musik | Junichi Masuda |
| Serial | Pokémon |
| Penggerak | Unity |
| Platform | iOS, Android |
| Tanggal rilis | 6 Juli 2016 (Australia dan Amerika Serikat) |
| Genre | Realitas tertambah |
| Mode | Pemain tunggal, Multipemain |
Alur permainan
Setelah pemain masuk ke dalam permainan untuk pertama kali, pemain harus membuat sebuah karakter sebagai penangkap dan pelatih Pokémon. Pemain akan memilih warna kulit, gaya rambut, warna mata dan pakaian untuk karakter mereka di Pokémon Go.[8] Setelah karakter dibuat, pemain akan melihat karakter sekaligus peta lingkungan sekitar yang digunakan sebagai latar permainan.Di dalam peta itu terdapat PokéStops dan Pokémon Gym. PokéStops adalah tempat untuk mendapatkan beberapa item di dalam permainan Pokémon Go. Sedangan Pokémon Gym adalah tempat di mana pemain bisa melatih atau bertarung Pokémon dengan pemain yang lainnya.
Pemain Pokémon Go harus berjalan-jalan di lingkungan sekitar agar karakter di dalam permainan bergerak. Jenis Pokémon yang ditangkap biasanya berada di tempat-tempat sesuai dengan jenis Pokémon tersebut; misalnya, Pokémon jenis air biasanya akan ditemui di tempat-tempat yang dekat dengan air seperti di sungai, kolam, dan sebagainya.[9] Pemain juga dapat melakukan pertarungan dengan pemain lain dan memilih tim sendiri untuk menguasai daerah tertentu.[10]
Pemain dapat merasakan sensasi menangkap Pokémon seperti di dunia nyata dengan adanya teknologi realitas tertambah (augmented reality) yang menggunakan kamera telepon pintar, selain itu telepon pintar para pemain juga harus memiliki sensor giroskop agar dapat menggunakan teknologi tersebut
Rilis
Permainan ini dirilis di Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat pada tanggal 6 Juli 2016 Dikarenakan keterbatasan server karena permintaan yang tinggi saat perilisan, CEO Niantic John Hanke mengemukakan bahwa perilisan pada daerah lain masih "dihentikan sampai Niantic sudah nyaman" untuk memperbaiki masalah ini.[15][16] Pokémon Go dirilis di Jerman pada 13 Juli [17] dan di Inggris keesokan harinya.[18]Dalam 24 jam perilisannya, Pokémon Go meraih posisi "Top Grossing" (paling populer) dan "Free" (gratis) di klasemen App Store.[19][20] Permainan ini juga menjadi game tercepat untuk masuk jajaran atas pada App Store dan Google Play, mengalahkan Clash Royale.[21] Dalam 2 hari perilisan, permainan ini telah terpasang pada lebih dari 5% dari semua perangkat Android di Amerika Serikat, menurut SimilarWeb.[22] As of July 13, Pokémon Go has an estimated 15 million downloads.[23] Dalam seminggu setelah perilisan, server Australia mendapat masalah di Sydney, Melbourne dan Brisbane karena popularitas permainan ini.[24]
Keterlibatan para investor juga melambung setelah awal rilis Pokémon Go pada 7 Juli, dimana nilai saham Nintendo naik sebesar 10%[25] dan pada 14 Juli, sahamanya telah naik sampai 50%.[26] Walaupun Nintendo hanya memiliki 33% saham pada waralaba Pokémon dan hanya memperoleh 30% dari keuntungan penjualan Pokémon Go, nilai saham pascca rilis telah naik sampai dengan nilai sebesar $14.5 triliun dollar.[27] Financial Times mengemukakan bahwa para investor tidak berspekulasi pada Pokémon Go saja, namun pada masa depan produk-produk app Nintendo yang sukses setelah Nintendo masuk dalam pasar app yang secara historis mereka sangat enggan untuk merambahnya karena takut akan merusak penjualan konsolnya.[28] Nintendo berencana untuk merilis 4 permainan smartphone app lagi pada Maret 2017, para investor menambahkan bahwa Pokémon Go telah membuktikan bahwa Nintendo masih memiliki "kekayaan intelektual karakter yang paling berharga di dunia" dengan produk waralaba seperti Super Mario, The Legend of Zelda, dan Metroid.[29] Pada Juli 12, rata rata penggunaan harian pada perangkat Android telah melebihi Snapchat, Tinder, Instagram, dan Facebook.[30] Kenaikan dalam bursa saham tidak hanya dirasakan Nintendo, namun juga pada First Baking Co., Tomy, TV Tokyo, dan Bank of Kyoto semuanya memecahkan rekor kenaikan yang signifikan.[31]
Atas kebijakan pemerintah untuk membatasi data dalam peta, hampir seluruh Korea Selatan tidak dapat mengakses permainan ini karena menggunakan data dari Google Maps.[32] The Pokémon Company cabang Korea Selatan belum membuat pengumuman resmi terkait hal ini dan perilisan selanjutnya.[33] Dalam wilayah kecil di sekitar Sokcho pada timur laut negara tersebut tidak berada di bawah batasan tersebut sehingga banyak orang yang memanfaatkan hal itu. Tiket bis dari ibukota Seoul terjual habis dan orang yang tinggal dalam Sokcho membagikan informasi tentang area Wi-Fi gratis kepada turis.[32] Para pengguna juga menemukan sebuah gym di Panmunjom, Korea Utara, juga di dalam Zona Demiliterisasi Korea; namun Niantic kemudian menghapusnya dari permainan
BAGI YANG MAU SILAHKAN DOWNLOAD DI LINK DIBAWAH :
Download Disini
Comments
Post a Comment
Saya Sangat Senang Jika Pembaca Meninggalkan Komentarnya Pada Kotak Komentar , Dengan Menggunakan Kata Kata Yang Baik :D