Perkembangan Islam setelah Rasulullah SAW Wafat
Perjuangan Islam yang Tak Pernah Mati
Menurut wikipedia ensiklopedia
bebas, Islam adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah.
Dengan lebih dari satu seperempat miliar orang pengikut di seluruh
dunia, menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia setelah agama
Kristen. Islam
memiliki arti "penyerahan", atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan.
Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti
"seorang yang tunduk kepada Tuhan", atau lebih lengkapnya adalah
Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah
menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya,
dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan
rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah.
Islam seperti yang kita ketahui
adalah agama yang dianut oleh kurang lebih 30% dari penduduk di muka bumi ini,
salah satu agama yang berkembang dengan pesat.
Penduduk dari berbagai negara, baik negara bukan muslim pun sudah mulai
banyak yang menganut agama Islam dan
mulai di bebaskan walaupun berat. Sekarang Islam sudah mulai mendapatkan
kebebasan beragama, walaupun di beberapa negara masih sulit. Sejak dulu hingga
sekarang, Islam terus menunjukan perkembangan. Mulai dari para Nabi yang
berdakwah sembunyi-sembunyi, sampai sekarang yang sudah benar-benar
terang-terangan. Setelah Nabi Muhammad wafat, Islam terus mengalami banyak
kesulitan dalam menyebarkan ajarannya. Sedikit demi sedikit akhirnya Islam bisa
diterima di seluruh dunia dengan baik.
Setelah Nabi Muhammad SAW wafat
| Kekhalifahan |
Pada 10 H, Nabi Muhammad SAW
menunaikan ibadah haji terakhir (haji wada') bersama sekitar 100.000
pengikutnya. Pada tahun ini Nabi Muhammad SAW wafat pada umunya yang ke 63
karena jatuh sakit dua bulan setelahnya. Tentu saja, berita meninggalnya
Rasulullah adalah sebuah berita yang mengejutkan juga menyedihkan. Umat islam
pada waktu dilanda kesedihan yang amat mendalam. Tentu saja agama Islam tidak akan berakhir
dengan kematian Nabi Muhammad. Orang-orang sudah mengenal tulisan (zaman
aksara) ketika Islam muncul. Para sahabat menulis riwayat, catatan harian,
surat-surat, dokumen biokratis dan risalah lainnya. Apa yang kita ketahui
tentang kehidupan zaman ini sebagian
besar berasal dari sejarah yang ditulis oleh penulis Ibn Ishaq.
Setelah wafatnya Nabi, terjadi
berdebatan siapa yang akan memipin Islam saat itu. Abu Bakar, yang di calonkan
oleh Umar bin Khatab, akhirnya menjadi Khalifah, dan Khalifah itu sendiri
berarti “wakil”. Gelar ini belum ada sampai Abu Bakar menyandangnya. Ali bin Abi Thalib, salah seorang sepupu Nabi
Muhammad SAW, juga mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin. Beberapa orang
lebih memilih ali yang muda dibandingkan dengan Abu Bakar yang hampir menginjak
60 tahun. Pada akhirnya, saat ini Islam terpecah mejadi dua, Sunni dan Syiah. Syiah ini lah yang sampai sekarang
disebut dengan ajaran sesat, mereka mengakui Allah dan Nabi Muhammad tapi
beberapa ajaran mereka melenceng dari yang seharusnya. Ali kesulitan untuk memperbaiki
keretakan pengikutnya. Abu Bakar tentu saja tidak mengizinkan pemisahan ini,
mendeklarasikan pemisahan itu sebagai sebuah penghianatan. Abu Bakar
mengukuhkan Islam sebagai proyek sosial dan bukan hanya sebuah sistem
kepercayaan. Pada masa pemerintahan Abu Bakar inilah terjadi “Perang Ridda”
atau Perang kemurtadan. Setelah itu Abu Bakar juga membalaskan kekalahan dengan
pasukan Bizantium dari Yunani.
Setelah Abu Bakar wafat di tahun
634, Umar bin Khatab menggantikannya sebagai seorang Khalifah. Pada masa
pemerintahannya beliau berhasil mengarahkan umat muslim dalam waktu 10 tahun.
Dalam waktu inilah Umar berhasil membentuk Islam sebagai ideologi politik, dan
ia membangun sebuah kerjaan yang lebih besar daripada Roma. Umar juga
memenangkan perang dengan pasukan Bizantium pada 636 M yang Abu Bakar belum
selsaikan. Berkat Umar dengan cepat Islam berkembang ke Persia, Suriah,
Palestina dan Mesir. Pada 641 kaum muslim Arab menguasai Mesir, lalu menaklukan
seluruh Afrika Utara.
Khalifah selanjutnya adalah
Utsman bin Affan salah satu sepupu Nabi Muhammad. Pada saat Utsman mengambil alih, masyarakat
Islam adalah sebuah pemerintahan yang mengendalikan wilayah yang cukup luas. Atas
usul Umar bin Khattab, tulisan Al-Qur'an yang berserakan mulai dikumpulkan dan
disatukan. Abu Bakar menugaskan Zaid bin Sabit untuk mengumpulkan dan menyusun
Al-Qur'an ke dalam satu mushaf, yang kemudian dikenal sebagai Mushaf Usmani.
Kekhalifahan berakhir pada masa Ali bin Abi Thalib.
Masa Kejayaan Islam
| Kekhalifahan-Kekhalifahan pada masa Keemasan Islam |
| masjid agung Umayyah, Damaskus |
Setelah masa Al-Khulafa
'ar-Rasyidun, Mu'awiyah yang berasal dari Bani Umayah mendirikan Dinasti
Umayah, dinasti Islam yang ke empat, di Suriah. Semasa kepemimpinan muawiyah
peta Islam melebar ke timur sampai Kabul, Ghazni, Kandahar, Balakh, bahkan sampai
kota Bukhara. Sementara itu, di front barat panglima Uqbah Ibn Nafi’ menaklukan
Carthange (kartagona), ibu kota Binzantium di Ifriqiyah dan mendirikan masjid
bersejarah Qayrawan dengan membangun pusat kegiatan militer di kota Qayrawan. Kemajuan
Dinasti Umayyah dilakukan dengan ekspansi, sehingga menjadi negara islam
yang besar dan luas. Dari persatuan berbagai bangsa dibawah naungan islam
lahirlah benih-benih kebudayaan dan peradaban islam yang baru, meskipun
lebih mengutamakan kebudayaan Arab. Pada tahun 711 pasukan muslim Umayah yang
berada di bawah pimpinan Tariq bin Ziyad berhasil menaklukan Spanyol Selatan.
Ini merupakan awal penaklukan Andalusia. Kemudian khalifah setelah Tariq bin
Ziyad adalah Abdul Malik. Periode Abdul
Malik mulai memasuki periode keemasan dinasti Umayah. Iamampu mencetak
mata uang Arab dengan nama Dinar, Dirham, dan Fals. Kemudian dia
mendirikan kas negara di Damaskus. Selain itu pertama kali dalam sejarah bahasa
arab menggunakan titik koma dan memperbaharui Qawa’id yang sudah
dimulai sejak Zaman Ali Bin Abi Thalib yang titugaskan kepada abu al-Aswad
al-Duwaili. Disamping itu Abdul Malik juga meningkatkan pelayanan pos dan
komunikasi, juga memperbaharui perpajakan.
![]() |
| Kota Cordoba |
Sejak dari masa Nabi hingga
sekitar dua abad pertama, Muslim hampir menguasai daratan Eropa dan Asia.
Budaya Eropa nyaris tidak ada. India telah terpecah-pecah menjadi kerajaan
kecil. Buddhisme telah surut ke Cina. Wilayah muslim adalah jantung dunia. Tapi
lama kelamaan ke khalifahan mulai retak. Pada 750 M, tentara putih dan hitam
bentrok di tepi Sungai Zab besar di Irak, dan Khalifah Umayyah terakhir harus
lari menyelamatkan diri ke Mesir selatan. Kemudian agen-agen Abbasiyah
memburunya ke sana lalu membunuhnya. Peristiwa ini sekaligus menandai
berakhirnya Dinasti Umayah dan berdirinya Dinasti Abbasiyah dengan Abu Abbas
as-Saffah sebagai khalifah pertamanya. Semua orang Umayyah dibantai kecuali
satu, Abdurrahman yang melarikan diri ke Damaskus dan tiba di Andalusia,
Spanyol. Saat itulah Abdurrahman mendirikan dinasti Ummayah yang baru dengan
ibukota Corddoba yang pada saat itu akhirnya merupakan kota terbesar di Eropa.
Kaum mulsim membentuk mayoritas di Andalusia, tapi banyak juga kristen dan
Yahudi. Cordoba juga berhasil menjadi pusat Ilmu Pengetahuan terbesar di Eropa.
| Baghdad |
Sementara itu Abbasiyah dengan
segera menganut pendekatan Islam ortodoks. Awalnya ajaran di Abbasiyah termasuk
dalam ajaran Syiah, dan baru-baru zaman itu memperoleh label Sunni. Abbasiyah
memanfaatkan segala sesuatu yang baik dari pemerinthana Umayyah, menjadikan
sekitar dua abad pertama pemerintahan mereka sebagai salah satu era yang paling
dikenali sejarah Barat sebagai Zaman Keemasan Islam. Salah satu langkah yang
besar adalah membangun sebuah ibukota baru bernama Bagda yang selesai pada 765
dan tetap bertahan sampai sekarang. Dalam waktu dua puluh tahun, Bagdad menjadi
kota terbesar di dunia dan kota pertama yang jumlah penduduknya melampaui satu
juta. Bagdad terus menjadi saingan Cordoba sebagai kota pusat Islam tersebesar.
Tetapi, Cordoba bukan satu-satunya
kota yang menyaingi Bagdad. Pada abad ke-10, pengikut Syiah dari Abbasiyah
memberontak. Prajurit Syiah dari Tunisia berhasil merebut kendali atas Mesir, membuat
Kekhalifahan baru bernama Fathimiyah
dengan ibukota Qohirah yang sekarang kita kenal dengan Kairo. Penguasa
Fatimiyah mendirikan Masjid Al Azhar di Cairo. Awalnya, al-Azhar hanya
berfungsi sebagai jami masjid besar tetapi kemudian menjadi universitas. Universitas
al-Azhar tercatat sebagai universitas tertua di dunia. Fathimiyah juga maju
dalam bidang Ekonomi dan militernya sangat kuat. Kemunduran Dinasti Fatimiyah
berawal pada pemerintahan Khilafah al-Hâkim. Ketika diangkat menjadi khalifah
ia baru berumur 11 tahun. Al-Hâkim memerintah dengan tangan besi, masanya
dipenuhi dengan tindak kekerasan dan kekejaman. Ia menghancurkan beberapa
gereja kristen, termasuk sebuah gereja yang di dalamnya terdapat Kuburan Suci
umat Kristen. Peristiwa ini merupakan salah satu penyebab terjadinya Perang
Salib. Tahun 1958 Abbasiyah diserang oleh pasukan Mongol, meruntuhkan Bagdad
sebagai kota terbesar Islam. Peristiwa ini menandakan runtuhnya Zaman Keemasan
Islam. Beberapa orang penting dari pasukan Mongol memeluk Islam, inilah yang
membuat Islam tersebar di Cina dan sekitarnya.
Perang Salib
| Peta Jalur Perang Salib |
Tahun 1905, Paus Urbanus II
menyampaikan pidato terbuka di luar sebuah biara Prancis yang disebut Claremon,
yang mengatakan bahwa dunia Kristen dalam Bahaya. Ia menjelaskan bagaimana
bangsa Eropa Kristen di Tanah Suci (Israel, Palestina, dan sebagian Yordania dan Lebanon)
dan menyerukan pada orang-orang Kristen untuk mengusir orang-orang Turki dari
Yerusalem. Mereka yang bergerak menuju timur harus mengenakan salib berbentuk
kotak merah sebagai lambang mereka. Ekspedisi inilah yang di sebut Crosaide,
atau “salib” dari bahasa Prancis. 1096 mulailah perang Salib, antar umat Islam
di Asia dan umat Kristen bangsa Eropa. Selain melibatkan pasukan dengan jumlah
sangat besar dan kedua belah pihak, Perang Salib juga mengikutsertakan sejumlah
pemimpin umat. Pasukan Salib pertama dapat dikalahkan pasukan Dinasti Seljuk.
Penyerangan pasukan salib berikutnya yang dipimpin Godfrey of Bouillon berhasil
menduduki Yerusalem pada tahun 1099. Pada tanggal 18 Juni 1097 mereka berhasil
menaklukkan Nicea dan tahun 1098 menguasai Raha (Edessa). Mereka juga
berhasil menduduki Baitul Maqdis (Yerusalem) pada 15 Juli 1099 dan
mendirikan Kerajaan Yerusalem dengan rajanya, Godfrey. Setelah
penaklukan Baitul Maqdis itu, tentara Salib melanjutkan ekspansinya. Mereka
menguasai kota Akka, Tripoli dan kota Tyre.
Jatuhnya Yerussalem ke tangan
kaum Muslim sangat memukul perasaan Tentara Salib. Mereka pun
menyusun rencana balasan. Selanjutnya, Tentara Salib memunculkan Perang
Salib III yang bergerak pada tahun 1189. Mereka berhasil merebut Akka yang
kemudian dijadikan ibu kota kerajaan Latin. Kemudian pada tanggal 2 November
1192, dibuat perjanjian antara Tentara Salib dengan Shalahuddin yang disebut
dengan Shulh al-Ramlah. Dalam perjanjian ini disebutkan bahwa orang-orang
Kristen yang pergi berziarah ke Baitul Maqdis tidak akan diganggu.
Pada tahun 1219, meletus kembali
peperangan yang dikenal dengan Perang Salib periode keenam, dimana tentara
Kristen berusaha merebutMesir lebih dahulu sebelum ke Palestina. Dalam
serangan tersebut, mereka berhasil menduduki Dimyath, raja Mesir dari Dinasti
Ayyubiyah waktu itu, al-Malik al-Kamil, membuat penjanjian dengan
Frederick. Isinya antara lain Frederick bersedia melepaskan Dimyath, sementara
al-Malik al-Kamil melepaskan Palestina, Frederick menjamin keamanan kaum muslimin di
sana, dan Frederick tidak mengirim bantuan kepada Kristen di Syria.
Dalam perkembangan berikutnya, Palestina dapat direbut kembali oleh kaum
muslimin tahun 1247, pada masa pemerintahan al-Malik al-Shalih, penguasa
Mesir selanjutnya.
Ketika Mesir dikuasai oleh Dinasti
Mamalik yang menggantikan posisi Dinasti Ayyubiyyah, pimpinan perang
dipegang oleh Baibars, Qalawun, dan Syaikhul Islam Ibnu
Taimiyyah. Pada masa merekalah Akka dapat direbut kembali oleh kaum
Muslim tahun 1291. Perang salib yang berkobar di Barat berakhir dengan
terusirnya kaum muslim di sana.
Setelah itu...
Kekhalifahan berakhir dengan runtuhnya
Abbasiyah dan Islam mulai muncul otoritas-otoritas yang terpisah-pisah yang
berbentuk kerajaan atau kesultanan. misalnya Kesultanan Safawi, Kesultanan
Turki Seljuk, Kesultanan Mughal, Kesultanan Samudera Pasai dan Kesultanan
Malaka, yang telah menjadi kesultanan-kesultanan yang memiliki kekuasaan yang
kuat dan terkenal di dunia. Meskipun memiliki kekuasaan terpisah,
kesultanan-kesultanan tersebut secara nominal masih menghormati dan menganggap
diri mereka bagian dari kekhalifahan Islam.
| Utmaniyah (Ottoman) |
Salah satu yang terbsesar adalah
Dinasti Utsmaniyah, atau sekarang disebut dengan Turki. Negara ini didirikan oleh
Bani Utsman, yang selama lebih dari enam abad kekuasaannya (1299 - 1923)
dipimpin oleh 36 orang sultan, sebelum akhirnya runtuh dan terpecah
menjadi beberapa negara kecil. Kesultanan ini menjadi pusat interaksi antar
Barat dan Timur selama enam abad. Pada kurun ke-18 dan ke-19 masehi, banyak
kawasan-kawasan Islam jatuh ke tangan penjajah Eropa. Kekuatan Kesultanan
Usmaniyah terkikis secara perlahan-lahan pada abad ke-19, sampai akhirnya
benar-benar runtuh pada abad 20. Setelah Perang Dunia I berakhir,
pemerintahan Utsmaniyah yang menerima kekalahan dalam perang tersebut,
mengalami kemunduran di bidang ekonomi. Negara ini tetap ada dengan nama
Republik Turki yang diproklamasikan pada tanggal 20 Oktober 1923.
Sekarang~
| Penyebaran Islam sekarang |
Islam sudah tersebar
dimana-mana. Kontak dengan negara-negara industri membawa populasi Muslim ke
daerah-daerah baru melalui migrasi ekonomi. Muslim di Indonesia mencapai
sekitar 90% penduduk. Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 melalui para guru
sufi, pengembara, pedagang, dan ulama dari Arab, Persia, dan pesisir anak benua
India. Kesultanan Islam di Indonesia muncul pada abad ke-13 sampai abad ke-17.
Di negara-negara Asia lain juga penduduknya banyak yang mayoritasnya Islam
seperti Malaysia. Di Hongkong terdapat 5 masjid dan pusat pengembangan Islam.
Keberadaan komunitas Islam Hongkong dibawa oleh pemerintahan Inggris pada
pertengahan abad ke-19. Salah satu komunitas muslim yang berkembang di Hongkong
adalah mereka yang berasal dari kelompok Syiah.
Di benua Afrika mulai banyak
pula yang menganut Islam. Islam yang ada di Mesir beraliran Suni. Islam masuk
ke Mesir pada masa Khalifah Umar bin Khattab yang mengangkat Amr bin Ash
sebagai gubernur. Jumlah kaum muslimin di Nigeria mencapai 50% dari total
jumlah penduduk. Sedangkan hampir semua penduduk Aljazair muslim. Pemeluk Islam
di Aljazair beraliran Suni. Islam masuk ke Aljazair pada masa Bani Umayyah (682
M).
| Mesjid Kul Sharif di Rusia |
Mungkin sedikit sulit
menyebarkan Islam di Eropa dan Amerika, tapi buktinya banyak penduduk yang
sudah menganutnya. Walaupun memang pada kenyataannya di beberapa negara Islam
hanya dipandang sebelah mata. Tapi walaupun begitu muslim di Eropa dan Amerika
terus berusaha untuk menyebarkannya. Lebih dari 90% penduduk Turki beragama
Islam, dan menjadi negara nomor satu yang memiliki penduduk muslim terbesar di
Eropa, diikuti oleh Jerman dan Inggris. Pada tahun 1980-an muncul organisasi
The Council of Moques in UK and Eire (Dewan Masjid Inggris dan Irlandia).
Berdiri pula Council of Imams and Mosques (Dewan Imam dan Masjid). Komunitas
muslim yang terbesar di Eropa Tenggara terdapat di Hongaria, Rumania, Yunani,
Albania, Bulgaria, dan bekas Yugoslavia. Sedangkan jumlah penduduk muslim di
Prancis mencapai 57 juta jiwa. Kaum muslim Prancis berasal dari Maroko,
Aljazair, dan Tunisia. Sisanya berasal dari Afrika, Laut Hitam, dan Asia
Tengah.
| Islamic Society of Boston, Amerika |
Pada pertengahan abad ke-19,
imigrasi muslim ke Kanada dilakukan. Sebagian besar mereka berasal dari Suriah
dan Asia Selatan. Masjid yang pertama kali berdiri di Kanada adalah ar Rasyid
di Edmonton, Alberta didirikan pada tahun 1931. Di negeri ini juga terdapat
beberapa organisasi Islam. Diantaranya Canadian Council of Muslim Women (Dewan
Kanada untuk Kaum Perempuan Muslim), Muslim World League (Rabithah al’Alam al
Islami, Liga Dunia Islam), dan ada juga berbagai organisasi kemahasiswaan
Islam. Kaum muslim AS terdiri dari para imigran, orang Amerika keturunan
Afrika, penduduk keturunan Eropa yang masuk Islam, dan para pendatang sementara
(mahasiswa, diplomat, dll). Argentina adalah Negara yang penduduk muslimnya
terbanyak dibanding Negara-negara di kawasan Amerika Latin. Syiar Islam semakin
marak di Argentina setelah sebuah pusat kajian Islam yang diberi nama The King
Fahd Islamic Cultural Center, dibangun pada tahun 1996.
Sekitar 36% dari jumlah penduduk
muslim Australia di antaranya lahir di Australia. Jumlah penduduk muslim
Australia kebanyakan terdapat di sekitar Sydney dan Melbourne. Di komunitas
akademik dibuka program studi atau kajian mengenai Islam di Universitas Western
Sydney (UWS).
Sebenarnya sejarah Islam jauh
lebih panjang daripada yang saya tulis. Perjuangan umat Islam untuk
mempertahankan agamanya sangat besar dan tidak ada hentinya. Untuk itu saya
berhenti di sini saja, karena perjuangan muslim masih panjang!
Terus maju Islam! Allahu Akbar~!

Comments
Post a Comment
Saya Sangat Senang Jika Pembaca Meninggalkan Komentarnya Pada Kotak Komentar , Dengan Menggunakan Kata Kata Yang Baik :D